Hari itu aktivitasku seperti biasa, tak ada keganjalan di hati. Namun, tiba-tiba siang hari mendengar kabar bahwa adik ipar bulik dan ponakananya kecelakaan. Masih simpang siur keadaannya. Apa masih hidup atau tidak? Tapi tak berapa lama kemudian mendapat kabar bahwa mereka telah meninggal. Tentu berita itu membuat kami syok. Kemungkinan meninggal di tempat. Kecelakaan itu sempat diberitakan di portal media lokal. Jenazah akan dimakamkan besok sebelum dhuhur. Sumber: dakwatuna.com Esok hari kami dah bersiap hendak melayat. Sesampai di sana tak menyangka begitu banyak pelayat yang berdatangan. Di sana sini terdengar percakapan pelayat mengenai tragisnya kecelakaan. Padahal diketahui adik ipar bulik (Bapak Parmo) tak tinggal di situ. Ia bekerja di Jakarta. Karena ada keperluan melayat sehingga pulang kampung. Tak dinyana kepulangannya itu untuk selamanya. Di ruang tamu tampak dua peti jenazah. Baru kali ini melaya...
Kisah-kisah inspiratif, motivasi, islami, kumpulan ceramah