Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

5 Karakter Buruk Manusia

Kehidupan manusia dihadapkan dua pilihan, untuk memilih surga apa neraka. Masing-masing memiliki konsekuensi sendiri-sendiri. Jika ingin memperoleh surga, maka menjadikan hidup di dunia sebagai tempat beramal. Di dunia adalah tempat untuk berjuang. Sebab terkadang apa yang kita inginkan, tidak dikabulkan di dunia karena memang dunia bukanlah tempat untuk membalas sebuah amal. Tapi ladang untuk beramal. Kalau ingin mendapatkan surga, maka kita juga harus mampu mengendalikan diri dari karakter buruk manusia. Apa saja itu?   1. Manusia itu Dzalim dan Bodoh Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh . (Al-Ahzab :72) Perbuatan dzalim itu adalah menganiaya, membuat manusia sengsara. Contoh: Dzalim untuk diri sendiri: merokok, tidak s...

Dari Masjid Kita Bangkit Agar Bisnis Melejit

Rangkuman materi acara halal bi halal alumni Sekolah Bisnis Sragen (SBS) di Masjid Al Falah. Dalam acara ini ada beberapa pembicara pertama Bapak Kusnadi Ikhwani (owner Geprek), Bapak Bambang (owner bakso tengkleng Mas Bambang, herbal Al Biruni dan Jonsto, restoran dengan wahana berkuda) dan Ustadz Luthfan Elshi. Bapak Kusnadi menyampaikan sebuah pengaman berkunjung ke sebuah toko oleh-oleh Bu Sepuh di Kuningan. Toko ini berisi produk UMKM hasil binaannya. Dari luar tokonya nampak kecil tapi setelah masuk ruangannya berisi penuh barang oleh-oleh. Harapannya semoga di Sragen ke depan juga ada sebuah toko yang menjual produk UMKM. Cara ini salah satunya untuk mengenalkan produk-produk buatan warga Sragen. Apabila bisnis sudah bagus dan mapan sudah waktunya untuk mencoba tantangan. Apabila tidak berani mengambil tantangan akan selalu berada di zona nyaman terus. Harus berani ada loncatan-loncatan. Pembicara Bapak Bambang:  Menjadi seorang owner harus t...

Anak adalah Investasi Akhirat

Oleh: Ustadz Taufiqurrahman, S.Kom, M.Pd Rangkuman materi kajian Tabligh Akbar Umat Islam Karangmalang dan sekitarnya. Bertempat di Jagan pada 26 Oktober 2019. Orang hidup di dunia secara umum ukurannya ada dua: harta dan anak. Orang dibilang sukses jika memiliki harta dan anak yang banyak. Ada sebuah kisah pasangan suami istri yang hingga penantian 15 tahun belum diberi keturunan. Mereka hingga adopsi anak ke kota Yogyakarta. Di sana ada 12 bayi. Sudah tertarik salah satu bayi. Tapi saat kembali lagi ke sana, ternyata bayi yang dipilih sudah diambil orang lain. Ini adalah bentuk perjuangan sepasang suami istri untuk memiliki anak walau bukan melalui darah dagingnya langsung. Ternyata juga tidak mudah. Namun, bukan berarti orang tak memiliki anak adalah termasuk golongan yang terpuruk atau hina. Mereka juga dipilih oleh Allah dengan diuji kesabarannya dalam mendapatkan buah hati. Di setiap perjuangan untuk mendapatkan keturunan, jika ikhlas karena Allah maka akan bernil...