Langsung ke konten utama

Gambaran Surga, Bagian 2



Ilustrasi: Sumber: Infoyunik.com



Penggambaran surga di sini bukan untuk mengkhayal tetapi dimaksudkan agar kita berlomba-lomba dalam memperbanyak amal di dunia. Inilah surga yang Allah janjikan bagi orang-orang yang bertakwa. Jangan sampai kita terlena oleh gemerlap dunia yang terkadang menjerumuskan. Selalu ingat bahwa akhirat adalah kehidupan yang kekal.

3. Terdapat Sungai

Keadaan sungai di surga seperti yang termaktub dalam Surat Muhammad ayat 15:

Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakw; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang-orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih, sehingga ususnya terpotong-potong?.


Di Surga ada 4 Sungai:

1.      Sungai yang airnya jernih.

2.      Sungai air susu yang tidak berubah rasanya.

3.      Sungai khamr yang lezat rasanya bagi peminumnya dan tidak menyebabkan mabuk.

4.      Sungai madu yang murni.


4.  Terdapat Istana

Gambaran istana di surga terdapat dalam surat Al-Ghosiyah ayat 13:

Di sana ada dipan-dipan yang ditinggikan.

Terdapat juga dalam surat Al-Furqon ayat 10:

Mahasuci (Allah) yang jika Dia menghendaki,niscaya Dia jadikan bagimu yang lebih baik dari pada itu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan Dia jadikan (pula) istana-istana untukmu.


Ilustrasi. Sumber: palembang.tribunnews.com


5.  Disediakan Perhiasan

Mereka itulah yang memperoleh Surga ‘Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; (dalam surga itu) mereka diberi hiasan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. (Itulah) sebaik-baik pahala dan tempat istirahat yang indah (Al-Kahfi ayat 31).

Maka mereka akan diberi perhiasan gelang dari emas. Di surga juga disediakan pakaian sutra bersulam emas, warnanya hijau. Disediakan pula persada yang indah (terdapat dalam surat Yasin)


6.  Diberi Makanan yang Beraneka Ragam

Dan Kami berikan kepada mereka tambahan berupa buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini. (At-thur ayat 22).

Meski di surga manusia melakukan aktivitas makan tapi tidak buang hajat.

Mereka bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutera yang tebal. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat. (Ar-rahman ayat 54).

Dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang mengambilnya. (Al-Waqiah ayat 32 dan 33).


Ilustrasi: Sumber: satuharapan.com


7.  Disediakan Pelayan-Pelayan

Jika sudah berada di surga mau minta apa dilayani. Siapa pelayan-pelayan itu. 

Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda-pemuda yang tetap muda. Apabila kamu melihatnya, akan kamu kira mereka, mutiara yang bertaburan. (Al-Ihsan ayat 19).

Dalam suatu hadist, pelayan ini adalah anak-anak kita yang meninggal saat masih kecil.


8.  Disediakan Istri-Istri

Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, “Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu.” Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal didalamnya. (Al-Baqarah ayat 25).

Bidadari-bidadari yang dipelihara di dalam kemah-kemah. (Ar-rahman ayat 72).

Untuk para istri di surga akan menjadi ratu bidadari.


9.  Dipertemukan dengan Anak Cucunya


Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya. (At-thur ayat 21).

Di surga nanti Insya Allah akan dikumpulkan dengan anak cucunya selama agamanya sama.



Sumber: Materi kajian oleh Ustadz Suprapto di Masjid Al Furqon, Sungkul pada Ahad, 27 Oktober 2019






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyembunyikan Infaq

Bulan suci ramadhan adalah bulan  yang penuh berkah. Sebagian besar umat muslim memanfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak amal sholih salah satunya dengan sedekah. Kotak infaq hampir setiap hari selalu terisi. Tidak heran jika hasil infaq di bulan ramadhan cukup banyak. Ada sebuah kejadian menarik saat menghitung uang infaq. Mungkin si pemberi infaq sudah pernah mendapatkan kajian ilmu tentang menyembunyikan sedekah. Beberapa video viral tentang seseorang yang membungkus uang seratus ribu dengan uang seribu. Saya pikir ini hanya sekadar video saja. Tapi ternyata ada yang menirukannya. Di sebuah mushola, saat penghitungan  uang infaq satu persatu uang lembaran dibuka, dirapikan dan dihitung. Sebagian besar berisi uang dua ribuan. Tapi untuk yang satu ini agak aneh. Uang dua ribuan tapi kok agak tebal. Setelah dibuka ternyata di dalamnya ada uang lima puluh ribu. Benar-benar tidak menyangka. Sebagian besar mengira bahwa orang ini ingin menyembunyikan sedekah. J...

Tak Ada yang Terlahir sebagai Produk Gagal

Ilustrasi. Sumber: pexels.com Manusia yang terlahir di dunia beragam bentuknya. Ada yang gemuk, kurus, cantik, ganteng, berwajah standard an lain sebagainya.  Namun ada pula yang memiliki keistimewaan fisik tangannya kecil,tak meiliki kaki, sulit berbicara dan mendengar. Ada juga yang memiliki penyakit langka yaitu kulitnya mengelupas.  Tadi pagi tak sengaja menemui seorang bocah sekira usia 10 tahun. Ia memakai kaos dan calana panjang biru.  Ilustrasi. Sumber: pexels.com                                                                             Sekilas tak ada yang aneh dari anak ini. Tapi,begitu diperhatikan dengan seksama ternyata ia mengalami masalah dengan kulit. Tampak kulit sekujur tubuhnya mengelupas, pecah-pecah kecoklatan.  K...

Berhenti Sejenak

  Sabtu, 27 Mei 2006 adalah tepat 14 tahun yang lalu terjadi gempa yang cukup besar di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Gempa bumi berkekuatan 5,9 skala Richter selama 57 detik. Kejadian ini menjadi sejarah tersendiri bagi kami yang merasakan gempa.   Saat itu aku tidak ada jadwal kuliah, posisinya di rumah. Pagi hari sekira pukul 05.55.03 tiba-tiba terjadi guncangan hebat. Seumur hidup baru merasakan gempa terbesar. Seisi rumah sudah pada keluar tinggal aku sendiri yang paling akhir.   Begitu satu langkah keluar rumah, genteng berjatuhan. Nyaris kena kepala. Di luar, nampak berjejer-jejer orang dengan raut wajah ketakutan, shock dan kebingungan.   Akibat dari gempa ini, tembok rumah terbelah. Alhamdulillah tidak terlalu parah. Daerah yang paling parah di Bantul. Kebetulan budheku yang domisili di Bantul termasuk menjadi korban gempa yang cukup parah. Rumahnya hampir rubuh. Berhenti Sejenak Mengingat Yang Di Atas   Saat gempa itu terjadi,...