Langsung ke konten utama

Gambaran Surga, Bagian 1




Kehidupan Manusia

Kehidupan manusia di dunia adalah sementara. Semua makhluk di dunia ini pada saatnya akan mati. Jangan sampai menyesal begitu ajal sudah sampai di tenggorokan. Sebab orang yang nyawanya sudah di tenggorokan taubatnya tidak diterima.

Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Sungguh Allah menerima taubat hamba-Nya selama belum yu-ghor-ghir” (HR. At Tirmidzi, 3880).
Arti Yu-ghor-ghir adalah ketika nyawa sudah sampai di tenggorokan. Ini merupakan batas akhir yang Allah tidak lagi menerima taubat hamba-Nya.


Waktu Hidup di Dunia Terbagi Menjadi Tiga:

1. Kemarin, tidak bisa diulang

2. Besok, belum tentu umurnya sampai besok

3. Hari ini, jatah umur hanya saat ini


Kematian itu adalah sebuah kepastian. Namun berapa lama kita hidup di dunia, hal ini justru yang belum pasti. Sayangnya kadang manusia terlena dengan gemerlap dunia. Apa-apa yang dikejar adalah dunia. Mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali pikirannya hanya seputar mengejar uang, jabatan, popularitas apa pun yang berhubungan dengan keduniawian. Padahal dirinya tidak tahu kapan ajal itu akan datang. Bisa hari ini, esok, lusa atau kapan saja. Tapi apakah sudah mempersiapkan diri bekal di akhirat.


Gambaran surga di sini adalah untuk memotivasi manusia agar jangan menunda dalam beramal. Mumpung masih diberi nafas. Jika sudah meninggal yang ada hanya penyesalan. Mungkin sebagian kalangan yang tidak mempercayai hari akhir, tidak percaya surga karena hanya sebatas angan-angan saja. Bahkan sering mengolok-olok orang yang mengingatkan kebaikan dengan menyebut “pemegang kunci surga.” Untuk orang-orang seperti ini sebaiknya kita doakan saja semoga mereka mendapatkan hidayah.







Ilustrasi. Sumber gambar: banjarmasin.tribunnews.com 




Macam-macam Surga

1. Surga Firdaus

2. Surga ‘Adn

3. Surga Na’im

4. Surga Ma’wa

5. Surga Darussalam

6. Darul Muqamah. Surat Fatir ayat 35: “yang dengan karunia-Nya menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga); di dalamnya kami tidak merasa lelah dan tidak pula merasa lesu.”

7. Surga Al-Maqamul Amin. Surat Ad-dhukhan ayat 51: Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman.”

8. urga Khuldi (kekal). Surat Furqon ayat 15: “Katakanlah (Muhammad), “Apakah (azab) seperti itu yang baik, atau surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa sebagai balasan, dan tempat kembali bagi mereka? Surga yang kekal diperuntukkan orang-orang bertakwa. Sifat syetan salah satunya sombong. Jika ada orang yang sombong berarti temannya syetan.


Orang Islam Terbagi Menjadi Empat:


1. Orang yang mendzolimi diri sendiiri. Contohnya orang merokok, orang puasa yang tidak mau sahur dan berbuka

2. Orang yang di tengah-tengah. Orang ini kadang berbuat maksiat, kadang bertindak kebaikan

3. Orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan. Lebih banyak kebaikannya daripada kejelekannya

4. Orang Islam yang tidak sedikit pun tanpa dihisab atau diazab. Siapa dia? Orang yang mewarisi alkitab yakni Al-Quran. Oleh karena itu hendaknya Al-Quran dibaca setiap hari.



Ilustrasi. Sumber gambar: hidayatullah.com 



Gambaran Surga

1. Surga itu Luas

Ali Imran ayat 133: “Dan bersegeralah mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.  

Menyegerakan Suatu Hal itu Ada Lima Macam:

a.      Cepat-cepat memohon ampun dengan istighfar

b.      Cepat-cepat segera shalat usai mendengar adzan

c.       Cepat-cepat segera melunasi utang jika punya utang

d.      Cepat-cepat dinikahkan jika punya anak perempuan

e.      Kalau ada yang meninggal segera dimakamkan. Diusahakan jangan sampai menginap.

2. Terdapat Sungai-sungai

Ada Empat Sungai di Surga. Termaktub dalam Surat Muhammad ayat 15:

a.      Sungainya jernih tidak ada sampah, tidak asin
b.      Sungai air susu yang tidak berubah rasanya

c.       Sungai khamr yang lezat rasanya dan tidak memabukkan

d.      Sungai madu murni



Ilustrasi. Sumber gambar; satujam.com 



3. Surga ada 8 pintu

a.      Pintu Pertama
Bertuliskan “Laa ila ha illallah muhammadarrasulullah. Diperuntukkan nabi dan rasul, para syuhada (orang yang membela agama Islam), para dermawan.

Empat Golongan Elit Tanpa Diazab dan Dihisab:

-          Haji mabrur

-          Mati syahid

-          Dermawan

-          Ustadz

Besok masuk surga secara berkelompok-kelompok atau rombongan-rombongan.


b.      Pintu ke-dua

Diperuntukkan orang yang menyempurnakan wudhu dan shalat. Terompahnya Bilal sudah masuk surga. Bilal selalu menjaga wudhunya.

c.       Pintu ke-tiga

Orang-orang yang membayar zakat

d.      Pintu ke-empat

Orang yang amar ma’ruf nahi munkar

e.      Pintu ke-lima (arroyan)

Untuk orang-orang yang puasa

f.        Pintu ke-enam

Orang-orang yang menunaikan ibadah haji dan umroh.

Ada Tiga Macam yang Pahalanya Seperti Haji dan Umroh:

1)      Shalat fardhu berjamaah di masjid

2). Orang yang dari pagi hingga sore mencari atau mengajarkan kebaikan

3). Shalat subuh berjamaah, dzikir berdoa sampai waktu syuruq, ditutup shalat dua rakaat namanya shalat isra


g.      Pintu ke-tujuh

Orang-orang yang ahli jihad (bersungguh-sungguh). Bekerja dengan sungguh-sungguh. Suami bersungguh-sungguh mencintai istri. Istri bersungguh-sungguh mencintai suami

h.      Pintu ke-delapan

Diberikan kepada orang-orang yang memiliki amal sholih lainnya. Misalnya berbakti kepada orang tua, silaturahim, baca quran, baik dengan tetangga, takziyah, besuk orang sakit, peduli fakir miskin, anak yatim. Bahkan untuk perkara sepele sekalipun tapi bisa menjadi pemberat amal, seperti menyingkirkan gangguan di jalan bisa menyebabkan masuk surga.


Sumber: Materi kajian oleh Ustadz Suprapto di Masjid Al Furqon, Sungkul pada Ahad, 27 Oktober 2019













Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyembunyikan Infaq

Bulan suci ramadhan adalah bulan  yang penuh berkah. Sebagian besar umat muslim memanfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak amal sholih salah satunya dengan sedekah. Kotak infaq hampir setiap hari selalu terisi. Tidak heran jika hasil infaq di bulan ramadhan cukup banyak. Ada sebuah kejadian menarik saat menghitung uang infaq. Mungkin si pemberi infaq sudah pernah mendapatkan kajian ilmu tentang menyembunyikan sedekah. Beberapa video viral tentang seseorang yang membungkus uang seratus ribu dengan uang seribu. Saya pikir ini hanya sekadar video saja. Tapi ternyata ada yang menirukannya. Di sebuah mushola, saat penghitungan  uang infaq satu persatu uang lembaran dibuka, dirapikan dan dihitung. Sebagian besar berisi uang dua ribuan. Tapi untuk yang satu ini agak aneh. Uang dua ribuan tapi kok agak tebal. Setelah dibuka ternyata di dalamnya ada uang lima puluh ribu. Benar-benar tidak menyangka. Sebagian besar mengira bahwa orang ini ingin menyembunyikan sedekah. J...

Tak Ada yang Terlahir sebagai Produk Gagal

Ilustrasi. Sumber: pexels.com Manusia yang terlahir di dunia beragam bentuknya. Ada yang gemuk, kurus, cantik, ganteng, berwajah standard an lain sebagainya.  Namun ada pula yang memiliki keistimewaan fisik tangannya kecil,tak meiliki kaki, sulit berbicara dan mendengar. Ada juga yang memiliki penyakit langka yaitu kulitnya mengelupas.  Tadi pagi tak sengaja menemui seorang bocah sekira usia 10 tahun. Ia memakai kaos dan calana panjang biru.  Ilustrasi. Sumber: pexels.com                                                                             Sekilas tak ada yang aneh dari anak ini. Tapi,begitu diperhatikan dengan seksama ternyata ia mengalami masalah dengan kulit. Tampak kulit sekujur tubuhnya mengelupas, pecah-pecah kecoklatan.  K...

Berhenti Sejenak

  Sabtu, 27 Mei 2006 adalah tepat 14 tahun yang lalu terjadi gempa yang cukup besar di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Gempa bumi berkekuatan 5,9 skala Richter selama 57 detik. Kejadian ini menjadi sejarah tersendiri bagi kami yang merasakan gempa.   Saat itu aku tidak ada jadwal kuliah, posisinya di rumah. Pagi hari sekira pukul 05.55.03 tiba-tiba terjadi guncangan hebat. Seumur hidup baru merasakan gempa terbesar. Seisi rumah sudah pada keluar tinggal aku sendiri yang paling akhir.   Begitu satu langkah keluar rumah, genteng berjatuhan. Nyaris kena kepala. Di luar, nampak berjejer-jejer orang dengan raut wajah ketakutan, shock dan kebingungan.   Akibat dari gempa ini, tembok rumah terbelah. Alhamdulillah tidak terlalu parah. Daerah yang paling parah di Bantul. Kebetulan budheku yang domisili di Bantul termasuk menjadi korban gempa yang cukup parah. Rumahnya hampir rubuh. Berhenti Sejenak Mengingat Yang Di Atas   Saat gempa itu terjadi,...