Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Selalu Ada yang Berada di Bawah

Nasib kehidupan manusia berbeda-beda. Ada yang dengan mudah mendapatkan rezeki harta dan memiliki keluarga yang masih utuh sehingga ia dapatkan kebahagiaan di dunia. Namun, ada juga orang yang dipenuhi dengan ujian berat, seperti yang dialami seorang ibu ini. Suatu ketika ada seorang wanita sebut saja Kina sedang mengadakan safar. Berhubung sudah waktunya ashar, ia bersama suami berhenti di sebuah masjid. Begitu selesai shalat, Kina melipat mukena. Tiba-tiba datang seorang ibu berjalan tertatih-tatih. Kina langsung melempar senyum. Ibu itu pun langsung membalas dengan senyuman. Lalu ia mengambil kursi kecil untuk menjalankan shalat. Masjid ini menyediakan kursi untuk para jamaah yang tidak kuat berdiri. Usai melipat mukena, Kina keluar mendekati suami yang tengah duduk di teras masjid. Mereka istirahat sebentar untuk melepaskan lelah. Tak lama kemudian, ibu tadi keluar dari masjid menuju tempat sampah. Nampak ia memilah-memilah botol plastik untuk ditempatkan wadah tersen...

Bukti Keajaiban Rezeki

Setiap manusia pasti berharap mendapatkan rezeki dengan lancar. Namanya harapan dan doa jelas yang baik-baik. Tidak ada seorang pun yang berdoa mendapatkan keburukan. Rezeki seringkali diidentikkan dengan harta, kedudukan dan lain sebagainya. Semua hal-hal yang kasat mata. Padahal rezeki itu bisa macam-macam. Diberi kesehatan, suami sholih atau istri yang sholihah, anak yang sholih/ah dan masih banyak lagi. Hanya saja rezeki contoh kedua ini tidak nampak seperti halnya harta benda. Apa pun keadaan kita harus selalu disyukuri. Jangan sampai sedikit-sedikit mengeluh. Bukankah janji Allah jika kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmatnya. Mau keadaannya kurang enak menurut pandangan kita, tetap harus mampu bersyukur. Ilustrasi. Sumber: mozaik.inilah.com Membeli Buku Keajaiban Magnet Rezeki Ada sebuah kisah yang semoga bisa menginspirasi pembaca sekalian. Sekitar akhir tahun 2018 ada sepasang suami istri sebut saja Dedi dan Rani membeli sebuah buku “Kea...