Langsung ke konten utama

Saat “Datang Bulan” Hadir di Awal Ramadhan



            Bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu umat Islam. Di bulan tersebut adalah saatnya untuk memperbanyak amal karena pahalanya akan dilipat gandakan. Ibarat sebuah toko sedang memberikan promo besar-besaran. Barang-barang biasa dihargai mahal. Di saat promo setiap pembelian satu barang dapat bonus satu. Dalam hal ini pembeli diuntungkan. Begitu juga dengan bulan suci ramadhan. Setiap amalan pada bulan ramadhan dilipatgandakan sampai 700 kali bahkan lebih. Siapa sih yang tidak tergiur? Hanya saja pahala seseorang yang melakukan amalan tidak langsung dibalas oleh Allah di dunia sehingga sebagian masih saja ada yang enggan melakukan banyak ibadah. Jika balasan itu diberi di dunia pastinya banyak yang berbondong-bondong melakukan amal shaleh.

Ilustrasi kecewa saat haid datang. Sumber: islampos.com


            Bagi mereka yang sadar akan pentingnya bulan suci ramadhan, tidak akan melewatkan sedikit pun untuk aktivitas yang sia-sia. Mereka akan selalu menjaga anggota tubuhnya hanya untuk melakukan hal-hal yang baik. Perbanyak ibadah dan menjaga hati, pikiran dan mulut agar tidak terperosok pada perbuatan buruk, seperti mengghibah.
            Saat bulan suci Ramadhan sebagian besar umat muslim begitu semangat melakukan ibadah di masjid. Bagi kaum adam hal ini bisa dilakukan kapan saja. Tapi untuk kaum hawa tidak semudah itu. Mereka seringkali terbentur dengan kehadiran “Si Merah.” Sebagian wanita merutuki, kecewa dan marah manakala haid itu datang di awal ramadhan.
“Waduh Si M kok datang sih, padahal pengen bareng-bareng ibadah ke masjid,” celetuk seorang wanita.
Ia merasa iri tatkala melihat umat muslim berbondong-bondong menuju masjid untuk menjalankan shalat isya dan shalat tarawih berjamaah.

Ilustrasi. Sumber: kalimat.id


            Memang manusiawi manakala seseorang mengeluh karena apa yang diharapkan tidak tercapai. Tapi jika ia dapat menahan diri dari keluh kesah, sungguh seorang hamba yang mampu bersyukur. Hal inilah yang disampaikan oleh Ustadz Nashrullah dalam ilmu magnet rezeki. Bahwa setiap kejadian yang menimpa kita adalah sebuah rezeki. Entah itu mungkin dianggap sebuah keburukan bagi kita. Hanya saja manusia yang terkadang tidak memahami dimana letak rezekinya tersebut.
            Dalam kasus datang bulan di saat awal ramadhan tiba adalah juga merupakan rezeki. Saya akan menyampaikan sebuah pengalaman yang semoga bisa diambil hikmahnya. Saat itu ada seorang perempuan yang berstatus mahasiswa yang sedang berobat ke dokter di sebuah rumah sakit. Kami pun berbincang-bincang hingga tiba saatnya dia menyampaikan keluhan penyakitnya hingga berobat ke sini. Ia didampingi seorang pria paruh baya. Karena sebagian besar pasien di sini adalah pasangan suami istri. Saya pun sempat mengira itu suaminya. Hanya saja kok ada agak aneh, terlihat terpaut usia yang cukup jauh. Setelah berbincang lama, baru diketahui ternyata pria tersebut adalah ayahnya.

Ilustrasi. Sumber: layarberita.com

            Sang ayah memeriksakan buah hatinya karena di usia sekira 20 tahunan belum mendapati menstruasi. Sebelumnya dia sudah berobat herbal diikuti dengan pengobatan medis. Mendengar apa yang disampaikan sang bapak tersebut, hati saya langsung bergetar, “Ya Allah ternyata masih ada wanita yang belum diberi menstruasi.” Ia harus berobat ke sana-sini agar bisa datang bulan. Padahal selama ini saat “Si Merah” hadir sebagian wanita justru merutuki. Apalagi bagi pasangan yang sudah bertahun-tahun mendambakan buah hati. Tak hanya itu, saat awal bulan ramadhan pun seringkali mendengar keluhan wanita saat datang bulan, sehingga mereka tidak bisa mengawali ramadhan dengan ibadah.
            Jika melihat kejadian ini, betapa menstruasi adalah sebuah rezeki. Hanya saja rezekinya datang saat kita tidak menginginkan. Di saat sebagian muslimah ingin segera mengawali ibadah di bulan ramadhan, tiba-tiba Si M datang jadinya tidak sesuai harapan. Tapi jika “Si Merah” itu datang kepada mahasiswi tersebut, betapa girangnya dia. Cobalah membayangkan kegembiraan perempuan tersebut saat haid yang didambakan bertahun-tahun akhirnya hadir juga.

Ilustrasi. Sumber: ruangmuslimah.co

            Semoga pengalaman penulis ini bisa menjadikan kita untuk senantiasa bersyukur apa pun keadaannya. Di sini bukan berarti penulis lebih baik, hanya saja ingin menyampaikan pesan agar bisa diambil hikmahnya dan bermanfaat bagi pembaca.
Wallahu’alam.

*Tafi Ikhta*

           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Skill Komunikasi dan Negosiasi dalam Berbisnis

You can improve your value by 50 percent just by learning communication skills - public speaking           (Warren Buffet) Kajian Bisnis pertemuan kedua kali ini diisi oleh Coach Dinar. Rencana sebelumnya bakal diisi oleh Bapak Suseno owner Aulia Fashion. Tapi qadarullah tiba-tiba beliau terkena flu singapore. Akhirnya diisi oleh Coach Dinar. Dalam kajian ini diawali dengan sebuah games. Permainan untuk dua orang. Ada yang sebagai abah dan ada yang sebagai ambu. Ketika dipanggil nama abah, maka tugas abah tangannya meraih tangan ambu. Begitu sebaliknya ketika dipanggil ambu, ambu segera meraih tangan abah. Membutuhkan konsentrasi. Permainan ini telah cukup membuat peserta riuh. Ada yang berhasil meraih tangan lawan, ada pula yang gagal. Setelah permainan usai, coach Dinar menjelaskan mengenai 3 macam perilaku saat permainan. 1. Ambisi Pada saat permainan, mau  namanya dipanggil abah atau ambu tangannya selalu berusaha meraih tangan ...

Tak Ada yang Terlahir sebagai Produk Gagal

Ilustrasi. Sumber: pexels.com Manusia yang terlahir di dunia beragam bentuknya. Ada yang gemuk, kurus, cantik, ganteng, berwajah standard an lain sebagainya.  Namun ada pula yang memiliki keistimewaan fisik tangannya kecil,tak meiliki kaki, sulit berbicara dan mendengar. Ada juga yang memiliki penyakit langka yaitu kulitnya mengelupas.  Tadi pagi tak sengaja menemui seorang bocah sekira usia 10 tahun. Ia memakai kaos dan calana panjang biru.  Ilustrasi. Sumber: pexels.com                                                                             Sekilas tak ada yang aneh dari anak ini. Tapi,begitu diperhatikan dengan seksama ternyata ia mengalami masalah dengan kulit. Tampak kulit sekujur tubuhnya mengelupas, pecah-pecah kecoklatan.  K...

Energi Positif Vs Energi Negatif

                                                                                         Sumber: pixabay.com             Kita selama melakukan aktivitas di dunia bisa menghasilkan dua energi, yaitu positif dan negatif. Jika melakukan hal-hal baik maka akan menjadi tabungan energi positif, begitu sebaliknya jika melakukan perbuatan buruk maka akan menjadi tabungan energi negatif. Nanti pada saatnya, tabungan energi kita akan cair. Apa saja bentuk cairnya? 1.       Bisa cair dalam bentuk harta Energi p...