Kehidupan manusia bak roda berputar. Ada kalanya di atas, ada saatnya di bawah. Hal ini agar menjadikan kita manusia yang tidak sombong. Bagaimana jadinya jika seseorang selalu berada di posisi atas. Dia tidak akan merasakan pahit getirnya orang kesusahan. Dengan menyadari perputaran kehidupan manusia, saat menemui ada orang kesusahan tugas kita adalah membantu, bukan mengolok-olok.
Dikisahkan seorang wanita bernama Ibu Rina (bukan nama sebenarnya). Saat itu kondisi perekonomiannya berada di titik terendah. Sang suami baru saja pulang dari opname di rumah sakit. Artinya suami belum bisa bekerja menafkahi keluarga.
Di saat kondisi ekonomi yang sulit, tiba-tiba ia mendapat pesan WA tagihan hutang sebesar 1,5 juta. Sebelumnya dia pernah menitipkan surat penting ke sebuah instansi. Dan sudah saatnya jatuh tempo pembayaran.
Pikiran Bu Rini kalut dari mana ia bisa dapatkan uang sebesar itu dalam jangka waktu dua hari. Sementara sang suami masih sakit tak bisa bekerja. Ia pun hari-harinya disibukkan mendampingi merawat suami.
Untung Bu Rini teringat ilmu magnet rezeki. Ia berusaha menenangkan diri dan teringat doa yang diajarkan Ustadz Nashrullah. Selepas maghrib sembari menjaga suami yang berbaring Bu Rini memantapkan hati minta pertolongan Allah memohon ampun dengan membaca istighfar dan membaca surat Annisa ayat 114. Ia berusaha merenungi arti dalam ayat itu sembari berlinang air mata.
Malam semakin larut. Setelah Isya Bu Rini tidur sembari menjaga di samping suami. Begitu waktu subuh berkumandang, tiba-tiba mendapat laporan dari internet banking penambahan saldo lagi sebesar 750.000. Bu Rini kaget siap gerangan yang mentransfer uang. Setelah diteliti ternyata itu ada kiriman uang dari teman kemarin. Berhubung tak bisa memenuhi permintaan Bu Rini, ia berusaha mencari pinjaman temannya. Ajaibnya sang teman bersedia malah memberinya secara cuma-cuma. Sungguh sebuah keajaiban yang tak bisa dinalar dengan rasio. Berkali-kali Bu Rini bersyukur atas pertolongan lewat teman-temannya itu. Bisa mendapat bantuan uang 1,5 juta dalam satu malam. Yang membuat terharu semuanya dikasih cuma-cuma sehingga tidak ada beban harus mengembalikan.
Ini menunjukkan bahwa ketika kita berada di titik terendah dan benar-benar memohon pertolongan Allah sembari ikhtiar. Ternyata Pertolongan Allah begitu dekat. Mudah bagiNya yang tak mungkin menjadi mungkin terjadi.
Sumber: testimoni dari grup telegram @rahasiamagnetrezeki di bawah bimbingan Ustafz Nashrullah dan tambahan pengembangan penulis
Dikisahkan seorang wanita bernama Ibu Rina (bukan nama sebenarnya). Saat itu kondisi perekonomiannya berada di titik terendah. Sang suami baru saja pulang dari opname di rumah sakit. Artinya suami belum bisa bekerja menafkahi keluarga.
![]() |
| Ilustrasi. Sumber: kabarmakkah.com |
Di saat kondisi ekonomi yang sulit, tiba-tiba ia mendapat pesan WA tagihan hutang sebesar 1,5 juta. Sebelumnya dia pernah menitipkan surat penting ke sebuah instansi. Dan sudah saatnya jatuh tempo pembayaran.
Pikiran Bu Rini kalut dari mana ia bisa dapatkan uang sebesar itu dalam jangka waktu dua hari. Sementara sang suami masih sakit tak bisa bekerja. Ia pun hari-harinya disibukkan mendampingi merawat suami.
Untung Bu Rini teringat ilmu magnet rezeki. Ia berusaha menenangkan diri dan teringat doa yang diajarkan Ustadz Nashrullah. Selepas maghrib sembari menjaga suami yang berbaring Bu Rini memantapkan hati minta pertolongan Allah memohon ampun dengan membaca istighfar dan membaca surat Annisa ayat 114. Ia berusaha merenungi arti dalam ayat itu sembari berlinang air mata.
![]() |
| Ilustrasi seorang wanita berdoa memohon pertolongan Allah. Sumber: palembang.tribunnews.com |
Semua seakan disulap oleh Allah. Ba'da Isya, ia ikhtiar pinjam uang kepada salah satu teman. Mulanya sang teman meminta izin kepada suami dulu sehingga belum bisa memastikan. Perasaan Ibu Rini deg-degan menunggu jawaban. Tapi, siapa sangka beberapa menit kemudian saldo bertambah 750.000. Sontak Ibu Rini kaget. Ternyata temannya tadi mengirim uang tanpa memberitahu dahuli. Ia juga meminta maaf karena tidak bisa membantu dalam jumlah yang diminta. Tapi ajaibnya, sang teman ini bukan meminjami tapi akadnya memberi secara cuma-cuma. Ibu Rini merasa terharu atas pertolongan ini. Ia tidak menyangka bakal ada yang memberi uang walau tidak utuh seperti yang diminta.
![]() |
| Ilustrasi mendapat bantuan uang. Sumber: moneter.id |
Ini menunjukkan bahwa ketika kita berada di titik terendah dan benar-benar memohon pertolongan Allah sembari ikhtiar. Ternyata Pertolongan Allah begitu dekat. Mudah bagiNya yang tak mungkin menjadi mungkin terjadi.
Sumber: testimoni dari grup telegram @rahasiamagnetrezeki di bawah bimbingan Ustafz Nashrullah dan tambahan pengembangan penulis



Komentar
Posting Komentar