Langsung ke konten utama

Tak Bersyukur Merasa Gajinya Kurang, Resign Pekerjaan Malah Jadi Pengangguran

Kekayaan yang sebenarnya bukanlah ada pada banyaknya harta tapi kuncinya ada dalam hati. Meski tak terlalu besar penghasilannya, jika hati merasa cukup maka akan selalu mensyukuri keadaan. Tak merasa kurang. Tapi walau pendapatan hingga milyaran, jika ahtinya tidak kaya maka akan merasa kurang. Selalu berusaha menuruti keinginan.

Begitu juga yang dialami oleh seorang pembantu rumah tangga sebut saja Bu Inah. Ia bekerja mengasuh anak dengan gaji Rp 900.000 ribu perbulan. Tugasnya bekerja mulai hari senin sampai jumat, dari pagi hingga sore. Awalnya ia cukup mencintai pekerjaannya.

Ilustrasi pengasuh anak. Sumber: olx.co.id
                                                           

Setelah bekerja selama 3 bulan, ia mendapat tawaran kerja menjadi pembantu rumah tangga dengan gaji Rp 1.200.000,-. Tergiur dengan gaji yang lebih besar, ia pun memutuskan keluar dari pekerjaan sebelumnya dengan secara mendadak. Tiba-tiba langsung sms mengabari jika ia sudah tidak mau bekerja kembali. Bu Inah juga sekaligus mengabari sudah mendapat tempat kerja baru dengan gaji lebih besar. Tanpa ditanya majikan ia pun langsung menyebutkan nominal besaran gajinya.

Tentu keputusan keluar secara mendadak membuat majikan kebingungan mencari pengganti. Apalagi suami istri bekerja dari pagi hingga menjelang malam. Majikan pun meminta tolong Bu Inah untuk mencarikan pengganti. Untung dia menyanggupi dan langsung dapat pengganti baru.

Ilustrasi. Sumber: finance.detik.com
                                                                     

Sebulan telah berlalu, Bu Inah tiba-tiba menghubungi kembali majikannya yang dulu dan meminta untuk kembali bekerja di situ. Ia merayu-rayu kalau sudah menyayangi anak bungsu majikan. Namun sayangnya sifat buruk Bu Inah muncul, ia menceritakan keburukan pengasuh pengganti itu. Meski Bu Inah merayu dan menjelekkan pengasuh baru, tak membuat majikan bergeming. Mereka tetap menolak karena anak-anaknya sudah akrab dengan pengasuh baru.

Setelah ditelusuri penyebab Bu Inah keluar dari tempat kerja baru meski dapat gaji 1,2 juta tapi pekerjaannya tak hanya mengasuh, harus menyelesaikan pekerjaan rumah tangga seperti menyapu. Padahal rumahnya cukup besar, Bu Inah kuwalahan. Akhirnya ia putuskan keluar padahal baru bekerja selama sepekan. Saat ini ia malah menjadi pengangguran, memohon-mohon majikan lama untuk menerimanya kembali. Tapi sayang nasi sudah jadi bubur, akibat orang yang kurang bersyukur.

Ilustrasi pengangguran. Sumber: glints.com

Itu tadi menggambarkan orang yang kurang bersyukur. Ditambah lagi perilakunya yang kurang sopan secara terang-ternagan membandingkan gaji di tempat baru lebih besar. Tapi ternyata gajinya besar, pekerjaannya pun lebih berat. Intinya sama saja. Gaji sedikit pekerjaan lebih ringan. Gaji lebih besar tanggung jawabnnya bertambah besar. Pentingnya mesyukuri setiap keadaan. Sebab semua keadaan di dunia ini sudah sempurna, hanya bagaimana kita menyikapinya. Mau dengan perilaku positif apa negatif?

*Tafi Ikhta*


Sumber: Kejadian di sekitar penulis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Skill Komunikasi dan Negosiasi dalam Berbisnis

You can improve your value by 50 percent just by learning communication skills - public speaking           (Warren Buffet) Kajian Bisnis pertemuan kedua kali ini diisi oleh Coach Dinar. Rencana sebelumnya bakal diisi oleh Bapak Suseno owner Aulia Fashion. Tapi qadarullah tiba-tiba beliau terkena flu singapore. Akhirnya diisi oleh Coach Dinar. Dalam kajian ini diawali dengan sebuah games. Permainan untuk dua orang. Ada yang sebagai abah dan ada yang sebagai ambu. Ketika dipanggil nama abah, maka tugas abah tangannya meraih tangan ambu. Begitu sebaliknya ketika dipanggil ambu, ambu segera meraih tangan abah. Membutuhkan konsentrasi. Permainan ini telah cukup membuat peserta riuh. Ada yang berhasil meraih tangan lawan, ada pula yang gagal. Setelah permainan usai, coach Dinar menjelaskan mengenai 3 macam perilaku saat permainan. 1. Ambisi Pada saat permainan, mau  namanya dipanggil abah atau ambu tangannya selalu berusaha meraih tangan ...

Tak Ada yang Terlahir sebagai Produk Gagal

Ilustrasi. Sumber: pexels.com Manusia yang terlahir di dunia beragam bentuknya. Ada yang gemuk, kurus, cantik, ganteng, berwajah standard an lain sebagainya.  Namun ada pula yang memiliki keistimewaan fisik tangannya kecil,tak meiliki kaki, sulit berbicara dan mendengar. Ada juga yang memiliki penyakit langka yaitu kulitnya mengelupas.  Tadi pagi tak sengaja menemui seorang bocah sekira usia 10 tahun. Ia memakai kaos dan calana panjang biru.  Ilustrasi. Sumber: pexels.com                                                                             Sekilas tak ada yang aneh dari anak ini. Tapi,begitu diperhatikan dengan seksama ternyata ia mengalami masalah dengan kulit. Tampak kulit sekujur tubuhnya mengelupas, pecah-pecah kecoklatan.  K...

Energi Positif Vs Energi Negatif

                                                                                         Sumber: pixabay.com             Kita selama melakukan aktivitas di dunia bisa menghasilkan dua energi, yaitu positif dan negatif. Jika melakukan hal-hal baik maka akan menjadi tabungan energi positif, begitu sebaliknya jika melakukan perbuatan buruk maka akan menjadi tabungan energi negatif. Nanti pada saatnya, tabungan energi kita akan cair. Apa saja bentuk cairnya? 1.       Bisa cair dalam bentuk harta Energi p...