Langsung ke konten utama

Seorang Dermawan Rela Melakukan Hal Ini, Demi Seekor Kucing Liar




Persiapan operasi. Sumber: FB Husni Yutakana
               

Di zaman modern ini ternyata masih ada orang yang punya kepedulian terhadap hewan liar. Salah satunya dengan kucing tak bertuan. Seperti pengalaman yang disampaikan oleh pemilik akun FB  Husni Yutakana yang berprofesi sebagai dokter hewan. Saat ia tengah sedang memeriksa pasien sapi. Tiba-tiba ada orang yang menghubunginya seorang pegawai negeri di Unaaha.


Sayangnya sinyal buruk, komunikasi terputus. Orang tadi hendak memeriksakan kucing liar yang tengah ia temukan di sekitar rumah. Keadannya sangat memperihatinkan. Ada luka robek pada paha kiri dan sudah membusuk. Berhubung kondisinya kritis, ia segera menghubungi dokter hewan terdekat. Namun, karena sinyal putus dan tak ada kabar. Beliau langsung sewa mobil untuk periksa ke kota Kendari.

Namun, sudah separuh perjalanan menuju Kendari. Dokter hewan tadi mencoba menghubungi kembali setelah selesai dari tugasnya. Beruntungnya sinyal bagus.Ternyata bu dokter siap memeriksa. Bapak tadi kembali ke Unaaha. Tepat sampai di rumah dokter pada waktu yang hampir bersamaan.

Dokter segera melakukan tindakan operasi dadakan meski keterbatasan alat karena posisi di rumah.

Proses operasi. Sumber: FB Husni Yutakana
                 


Untung banyak pihak yang membantu salah satunya sang suami. Baru kali ini di rumahnya menerima rawat inap pasien.Sekarang kondisi hewan masih diinfus. Semoga lekas sembuh.

Pasca operasi. Sumber: FB Husni Yutakana
   
 

Kedermawanan orang yang peduli dengan kucing liar. Padahal itu bukan hewan miliknya. Namun, rasa sayang terhadap hewan sungguh patut ditiru.Bukankah di dalam agama memberi makan kucing saja mendapat pahala apalagi menolong jiwanya.


Semoga kita juga bisa mencontoh Bapak ini akan kepedulian terhadap makhluk hidup.


Sumber: FB Husni Yutakana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyembunyikan Infaq

Bulan suci ramadhan adalah bulan  yang penuh berkah. Sebagian besar umat muslim memanfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak amal sholih salah satunya dengan sedekah. Kotak infaq hampir setiap hari selalu terisi. Tidak heran jika hasil infaq di bulan ramadhan cukup banyak. Ada sebuah kejadian menarik saat menghitung uang infaq. Mungkin si pemberi infaq sudah pernah mendapatkan kajian ilmu tentang menyembunyikan sedekah. Beberapa video viral tentang seseorang yang membungkus uang seratus ribu dengan uang seribu. Saya pikir ini hanya sekadar video saja. Tapi ternyata ada yang menirukannya. Di sebuah mushola, saat penghitungan  uang infaq satu persatu uang lembaran dibuka, dirapikan dan dihitung. Sebagian besar berisi uang dua ribuan. Tapi untuk yang satu ini agak aneh. Uang dua ribuan tapi kok agak tebal. Setelah dibuka ternyata di dalamnya ada uang lima puluh ribu. Benar-benar tidak menyangka. Sebagian besar mengira bahwa orang ini ingin menyembunyikan sedekah. J...

Tak Ada yang Terlahir sebagai Produk Gagal

Ilustrasi. Sumber: pexels.com Manusia yang terlahir di dunia beragam bentuknya. Ada yang gemuk, kurus, cantik, ganteng, berwajah standard an lain sebagainya.  Namun ada pula yang memiliki keistimewaan fisik tangannya kecil,tak meiliki kaki, sulit berbicara dan mendengar. Ada juga yang memiliki penyakit langka yaitu kulitnya mengelupas.  Tadi pagi tak sengaja menemui seorang bocah sekira usia 10 tahun. Ia memakai kaos dan calana panjang biru.  Ilustrasi. Sumber: pexels.com                                                                             Sekilas tak ada yang aneh dari anak ini. Tapi,begitu diperhatikan dengan seksama ternyata ia mengalami masalah dengan kulit. Tampak kulit sekujur tubuhnya mengelupas, pecah-pecah kecoklatan.  K...

Berhenti Sejenak

  Sabtu, 27 Mei 2006 adalah tepat 14 tahun yang lalu terjadi gempa yang cukup besar di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Gempa bumi berkekuatan 5,9 skala Richter selama 57 detik. Kejadian ini menjadi sejarah tersendiri bagi kami yang merasakan gempa.   Saat itu aku tidak ada jadwal kuliah, posisinya di rumah. Pagi hari sekira pukul 05.55.03 tiba-tiba terjadi guncangan hebat. Seumur hidup baru merasakan gempa terbesar. Seisi rumah sudah pada keluar tinggal aku sendiri yang paling akhir.   Begitu satu langkah keluar rumah, genteng berjatuhan. Nyaris kena kepala. Di luar, nampak berjejer-jejer orang dengan raut wajah ketakutan, shock dan kebingungan.   Akibat dari gempa ini, tembok rumah terbelah. Alhamdulillah tidak terlalu parah. Daerah yang paling parah di Bantul. Kebetulan budheku yang domisili di Bantul termasuk menjadi korban gempa yang cukup parah. Rumahnya hampir rubuh. Berhenti Sejenak Mengingat Yang Di Atas   Saat gempa itu terjadi,...